ECONIQUE, BANDUNG (26/04/2026) – Ajang trail run Java Mountain Marathon sukses digelar pada 26 April 2026 di kawasan Kawah Putih dan Ranca Upas. Event ini menghadirkan pengalaman trail run yang memadukan tantangan olahraga dengan panorama alam khas Ciwidey, sekaligus menarik partisipasi pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Dalam penyelenggaraannya, Java Mountain Marathon menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 10K, 25K, dan 45K, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai level pelari. Masing-masing kategori menawarkan tantangan berbeda namun karakter lintasan yang tetap indah dan khas dengan panorama alam yang memanjakan mata sepanjang perjalanan.
Berada di perbukitan berkabut Jawa Barat, lintasan lomba membawa peserta melintasi jalur vulkanik, hamparan perkebunan , hingga kawasan kawah putih yang menjadi daya tarik utama. Trek yang menantang dengan tanjakan curam, udara pegunungan yang sejuk, serta kontur lintasan yang berubah dari jalur tanah lembut menuju jalur berbatu memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta.
Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan sambutan dari Komarudin, Kepala Divisi Perencanaan Sumber Daya Hutan, yang kemudian dilanjutkan dengan flag off pertama untuk kategori 45K dan 25K. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Java Mountain Marathon sebagai ajang yang tidak hanya menghadirkan tantangan olahraga, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata alam Indonesia kepada peserta dari berbagai daerah dan negara.

Salah satu peserta nasional sekaligus pelari trail run berpengalaman, Abdurahman, mengaku terkesan dengan karakter lintasan yang menantang namun tetap memberikan pengalaman berlari yang berkesan. Menurutnya, salah satu momen terbaik selama perlombaan adalah saat melewati jalur menuju Puncak Sunan Ibu yang menawarkan panorama alam memukau setelah tanjakan panjang yang menantang.
“Trek menuju puncak Sunan Ibu benar-benar menantang karena terus menanjak, tetapi semuanya terbayar saat sampai di atas dan melihat pemandangannya yang sangat indah. Saya sampai berpikir, kok bisa ada tempat seindah ini. Saya juga menginap di area glamping Ranca Upas sehari sebelum acara, dan pengalamannya sangat menyenangkan—tempatnya bagus, bersih, dan nyaman!” ujarnya.
Sementara itu, ajang juga menarik partisipasi pelari dari berbagai negara, di antaranya Perancis, Singapura, Korea Selatan, Cina, Jepang, Rusia, dan sejumlah negara lainnya. Kehadiran peserta internasional tersebut semakin menegaskan daya tarik lintasan Java Mountain Marathon di mata pelari dunia.
Salah satu peserta asal Russia, Lana, mengaku terkesan dengan keindahan lintasan yang dilalui, khususnya saat melintasi kawasan Kawah Putih dan area hutan di sekitar jalur perlombaan.
“The track was so beautiful, especially Kawah Putih! Also the jungles was really stunning, I took a lot of photos along the way. I really liked the experience,”
“Lintasannya sangat indah, terutama saat melewati Kawah Putih. Jalur hutannya juga sangat memukau, dan saya mengambil banyak foto selama perjalanan. Saya sangat menikmati pengalaman ini.” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Econique Perhutani Alam Wisata terus mendukung pengembangan sport tourism yang memadukan olahraga, alam, dan pengalaman wisata. Bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan Kawah Putih maupun Ranca Upas, tiket kunjungan dapat diakses melalui aplikasi Econique Trip!

(Kom-PAL/YSW)

