ECONIQUE, BANDUNG (13/03/2026) — PT Perhutani Alam Wisata Risorsis (Econique) menjalin kerjasama strategis dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka pengembangan sektor pengelolaan wisata. Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara dunia industri dan institusi pendidikan pariwisata guna mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan wisata.
Penandatanganan MoU dilaksanakan pada 12 Maret 2026 di Cikole Jayagiri Resort dan dihadiri oleh Direktur PT Perhutani Alam Wisata Risorsis beserta tim serta Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung beserta jajaran. Ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi pengembangan program magang, praktek kerja lapangan (PKL), serta kegiatan penelitian mahasiswa di lokasi wisata yang dikelola oleh PT Palawi Risorsis. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup pendampingan dalam standarisasi dan pengembangan pengelolaan food and beverage, termasuk konsultasi terkait standar operasional, sertifikasi halal, serta pelatihan bagi sumber daya manusia di bidang F&B. Kedua pihak juga menjajaki pengembangan pilot project sustainable tourism sebagai upaya mendorong praktik pengelolaan wisata yang lebih berkelanjutan.
Direktur PT Perhutani Alam Wisata Risorsis, Tedy Sumarto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan inovasi di multi sektor pariwisata. Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan yang berkompetensi seperti Poltekpar NHI, perusahaan berharap dapat memperkuat standar pelayanan yang lebih profesional dan berdaya saing.
“Palawi Risorsis berkomitmen untuk terus memiliki kinerja yang lebih baik dan unggul. Oleh karena itu, kami harapkan dengan adanya kesepakatan ini, pihak NHI bisa banyak berkolaborasi dengan kami dalam sisi pengembangan bisnis FnB, MICE, hospitality, dll.” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa lokasi-lokasi wisata yang dikelola PT Palawi Risorsis memiliki karakteristik yang beragam, dengan pola pengelolaan yang melibatkan berbagai pihak, baik sektor swasta, pemerintah daerah, maupun masyarakat melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
“Bisnis wisata alam yang kami kelola memiliki beragam jenis serta skema pengelolaan. Karena itu, kami ingin menjadikannya sebagai contoh praktik pengelolaan wisata alam yang baik,” jelasnya. Menurutnya, kerja sama dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung menjadi langkah strategis untuk mendukung pengembangan tersebut,
Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Anwari Masatip menyambut baik kerja sama ini sebagai peluang untuk memperluas implementasi keilmuan mahasiswa di dunia industri. Kolaborasi dengan pelaku usaha dinilai dapat memberikan pengalaman praktis sekaligus memperkaya proses pembelajaran di bidang hospitality dan F&B. Ia juga menyampaikan bahwa tim NHI yang berpengalaman dapat berkontribusi dalam pelatihan dan pengembangan SDM, serta mendukung pengembangan produk-produk F&B di PT Palawi Risorsis
“Salah satu hal yang kami cita-citakan yaitu untuk mengembangkan laboratorium industri praktek bagi mahasiswa kami di lapangan. Tentunya kami tidak mungkin membangun laboratorium praktek tersebut sendirian, sehingga salah satu caranya kami bekerja sama dengan industri.” tutur Anwari.
Ke depannya, melalui sinergi antara PT Perhutani Alam Wisata Risorsis dan Politeknik Pariwisata NHI Bandung diharapkan dapat menciptakan berbagai program kolaboratif yang berdampak positif bagi pengembangan sektor pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekosistem industri hospitality di Indonesia.
Tentang Politeknik Pariwisata NHI Bandung
Sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi pariwisata terkemuka di Indonesia, Politeknik Pariwisata NHI Bandung memiliki pengalaman panjang dalam mencetak sumber daya manusia profesional dengan program studi hospitality, perjalanan pariwisata, dan kepariwisataan. Institusi ini dikenal memiliki kurikulum yang menggabungkan pembelajaran akademik dengan praktik industri guna menghasilkan lulusan yang siap bekerja di sektor pariwisata.
Dengan dukungan tenaga pengajar yang berpengalaman serta jaringan kerja sama industri yang luas, Politeknik Pariwisata NHI Bandung aktif berperan dalam pengembangan standar pendidikan dan kompetensi di bidang pariwisata nasional. Kolaborasi dengan berbagai pelaku industri menjadi bagian penting dalam memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia usaha.

(Kom-PAL/YSW)

