Econique PT Perhutani Alam Wisata (Palawi Risorsis) is a subsidiary of Perum Perhutani which was established based on the Approval Letter of the State Minister for State-Owned Enterprises No. S-513/M-MBU/2002 dated 31 July 2002. Econique's business areas include Managing Nature Tourism Business, Retail Products, and Hospitality

Econique Perhutani Alam Wisata

Ecocultural Malabar: Belajar Konservasi Owa Jawa, Komoditas Kopi, dan Warisan Sejarah Gunung Puntang dalam Satu Destinasi

Posted by

·

ECONIQUE, BANDUNG, (05/12/2025) — Econique kembali menghadirkan inovasi wisata berkelanjutan melalui peluncuran Ecocultural Malabar di Gunung Puntang, sebuah destinasi edukasi terpadu yang menggabungkan kekayaan alam, budaya, dan sejarah dalam satu kawasan terpadu. Program ini diperkenalkan sebagai langkah strategis untuk mengangkat potensi wisata Gunung Puntang sekaligus memperkuat upaya konservasi satwa endemik owa jawa, pelestarian kopi, serta pengembangan narasi peradaban masa lampau yang menjadi bagian penting dari identitas kawasan tersebut. wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati, tetapi terlibat langsung dalam penanaman pohon. Melalui pendekatan partisipatif ini, Ecocultural Malabar berharap dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan pada setiap pengunjung, sekaligus memberdayakan masyarakat setempat dalam pengelolaan kawasan secara berkelanjutan. 

Ecocultural Malabar dirancang bukan sekadar sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang memungkinkan pengunjung memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. Salah satu fokus utamanya adalah konservasi Owa Jawa, primata langka yang menjadi indikator kesehatan hutan di kawasan Gunung Puntang. Melalui program edukasi dan interpretasi alam, wisatawan diajak mengenal lebih dekat perilaku, habitat, serta urgensi perlindungan spesies yang kini semakin terancam keberadaannya.

Selain itu, Ecocultural Malabar juga mengangkat kembali kejayaan komoditas kopi, salah satu komoditas legendaris yang memiliki sejarah panjang sejak masa perkebunan kolonial. Melalui pengalaman agrowisata, pengunjung dapat melihat secara langsung proses budidaya mulai dari penanaman, pengolahan, hingga penyajian serta mencicipi racikan kopi khas Puntang yang telah dikenal hingga mancanegara.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam dan kekayaan kopi, destinasi ini juga merevitalisasi warisan sejarah Gunung Puntang, termasuk kisah kejayaan Radio Malabar yang pernah menjadi salah satu stasiun komunikasi internasional terbesar pada masanya. Melalui jalur interpretasi sejarah, spot-spot edukatif, serta program tur naratif, pengunjung diajak memahami kembali nilai historis Gunung Puntang sebagai bagian penting dari perjalanan peradaban di masa lalu.

Peluncuran Ecocultural Malabar diharapkan dapat memperkuat citra Gunung Puntang sebagai kawasan ecocultural unggulan di Jawa Barat, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat sekitar secara berkelanjutan. Dengan memadukan konservasi, kopi, dan sejarah, destinasi ini menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendidik dan sarat makna, serta memungkinkan pengunjung merasakan secara langsung suasana autentik Gunung Puntang. Kolaborasi antara edukasi, pelestarian, dan pengalaman wisata ini diharapkan mampu menjadikan Gunung Puntang sebagai contoh model destinasi ekowisata yang bertanggung jawab dan memiliki nilai budaya yang kuat.

Ecocultural Malabar kini resmi dibuka untuk umum, baik bagi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara, serta komunitas pendidikan dan pecinta alam. Destinasi ini mengundang semua pengunjung untuk menikmati pengalaman baru yang menyatukan rimba, rasa, dan cerita dalam satu perjalanan menyeluruh di Gunung Puntang.

Untuk informasi lebih lanjut, reservasi atau pemesanan, silakan menghubungi Nomor Whatsapp 08112385111 dan 081113208000 atau melalui email ke west@econique.co.id.

(Kom-PLW/ABWWB/PYD)

About the author

Hi! Saya Econique Perhutani Alam Wisata, pengelola lebih dari 50 lokasi wisata di Pulau Jawa

Discover more from Econique Perhutani Alam Wisata

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading