ECONIQUE, Banyumas (30/07/2025) – Dalam upaya memperkuat tata kelola kawasan wisata yang profesional, tertib administrasi, dan berbasis kelestarian lingkungan, Econique – PT Perhutani Alam Wisata Risorsis resmi mengantongi dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) untuk kawasan Wana Wisata Baturraden, yang berada di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur.
Kawasan wisata yang memiliki luas 69,3 hektare ini mencakup empat daya tarik wisata utama, yaitu:
-
Pancuran Pitu
-
Pancuran Tiga
-
Bumi Perkemahan dan Villa
-
Telaga Sunyi
Dokumen UKL-UPL ini tidak hanya menjadi prasyarat administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memastikan kegiatan pariwisata berjalan sesuai prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Selain UKL-UPL, Econique – PT Perhutani Alam Wisata Risorsis juga telah melengkapi proses perizinan dengan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) dan Persetujuan Teknis (Pertek) Pengelolaan Air Limbah.
Direktur Econique – PT Perhutani Alam Wisata Risorsis, Tedy Sumarto, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam mewujudkan wisata alam yang legal, ramah lingkungan, dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Sebagai pengelola wisata berbasis kawasan hutan, kami menempatkan aspek legalitas dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi utama. Dokumen UKL-UPL, Andalalin, dan Pertek Air Limbah ini bukan hanya kewajiban, tapi juga komitmen kami untuk menjamin bahwa setiap aktivitas wisata yang kami kelola berlangsung tertib, aman, dan selaras dengan keberlanjutan alam,” ujar Tedy Sumarto.
Dokumen UKL-UPL menjadi panduan dalam mengidentifikasi dan mengelola potensi dampak lingkungan dari kegiatan wisata, termasuk pengelolaan limbah, kebisingan, konservasi vegetasi, dan pengendalian jumlah pengunjung. Sementara itu, Andalalin memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas menuju serta di sekitar kawasan wisata, mengingat Baturraden merupakan destinasi favorit masyarakat. Adapun Pertek Air Limbah memastikan bahwa limbah cair dari aktivitas wisata ditangani secara teknis dan tidak mencemari lingkungan.
Ke depan, Econique – PT Perhutani Alam Wisata Risorsis akan terus berkomitmen melakukan pengawasan dan pelaporan secara berkala, serta menjalin koordinasi erat dengan pemerintah daerah dan instansi teknis terkait, guna menjaga kelestarian kawasan dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial bagi masyarakat sekitar.
Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam mewujudkan pariwisata berbasis alam yang berkelanjutan, berdaya saing, dan memperhatikan aspek konservasi lingkungan hidup.

