Econique PT Perhutani Alam Wisata (Palawi Risorsis) is a subsidiary of Perum Perhutani which was established based on the Approval Letter of the State Minister for State-Owned Enterprises No. S-513/M-MBU/2002 dated 31 July 2002. Econique's business areas include Managing Nature Tourism Business, Retail Products, and Hospitality

Econique Perhutani Alam Wisata

Asdep IPK Kementerian BUMN dan Direktur Keuangan Perum Perhutani resmikan Bantuan TJSL 21 BUMN Berupa TPS3R di Lokasi Wisata Kelola Econique Cikole Jayagiri

Posted by

·

LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT (09/01/2025) – Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Cikole resmi beroperasi sebagai solusi cerdas untuk menangani sampah dari kawasan wisata Lembang. Berlokasi di tengah hutan Cikole, TPS3R ini menjadi jawaban atas kebutuhan pengelolaan sampah yang efisien dan berkelanjutan.

Acara peresmian yang berlangsung Kamis (09/01) dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN, Faturohman; Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum Perhutani, Sandy Mukhlisin; serta perwakilan dari 21 BUMN kolaborator.

Dalam sambutannya, Faturochman menekankan pentingnya menjaga kebersihan di kawasan wisata.

“Kawasan wisata yang bersih bukan hanya meningkatkan kenyamanan, tapi juga jadi daya tarik utama bagi pengunjung. TPST Cikole hadir sebagai langkah konkret untuk mengatasi sampah sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi,” ujarnya.

Dari Sampah Jadi Berkah

Dengan kapasitas pengolahan hingga 1,5 ton sampah per hari, TPS3R Cikole mampu mengubah limbah menjadi produk ramah lingkungan seperti pupuk organik, paving block, hingga papan plastik.

“Kami punya mesin dengan kapasitas 1.500 kilogram per jam. Sampah plastik, misalnya, bisa diolah jadi dua papan setiap jamnya, yang masing-masing membutuhkan 25 kilogram limbah,” jelas Arya Hindrarprayoya, konsultan program ini.

Saat ini, TPS3R Cikole menerima sampah dari 22 tempat wisata di sekitar Kawasan Hutan yang dikelola oleh Econique PT Perhutani Alam Wisata Risorsis. Semua sampah yang masuk langsung diolah pada hari yang sama, sehingga risiko pencemaran lingkungan bisa diminimalkan.

Kolaborasi BUMN untuk Lingkungan

Pembangunan TPS3R Cikole ini didukung oleh kolaborasi 21 BUMN, termasuk PT Bank BRI, PT Telkom Indonesia, PT Pegadaian, dan PT Semen Indonesia. Dengan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp1,8 miliar, TPS3R ini menjadi contoh nyata komitmen bersama untuk pelestarian lingkungan.

“Program ini mendukung prinsip ekonomi sirkular yang berkelanjutan, di mana sampah tidak hanya dibuang, tetapi diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” tambah Faturrohman.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum Perhutani, Sandy Muchlisin, menambahkan bahwa TPST ini tidak hanya fokus pada lingkungan, tetapi juga membawa dampak ekonomi dan sosial.

“Harapannya, TPS3R Cikole ini bisa menciptakan lingkungan bersih sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Masa Depan Wisata Lembang yang Bersih

TPS3R Cikole dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk ruang pengolahan sampah dan mesin pemrosesan modern. Produk yang dihasilkan seperti ecoenzim, brick, dan papan plastik bisa dimanfaatkan sebagai pelengkap infrastruktur wisata atau dijual untuk keperluan lain.

Operasional TPS3R ini nantinya dikelola oleh Satgas Lembang Bersih, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Bandung Barat serta komunitas lokal. Sistem pengangkutan sampah menggunakan metode “buang bayar,” di mana pengelola wisata membayar sesuai volume sampah yang diolah.

Dengan hadirnya TPST Cikole, kawasan wisata Lembang tidak hanya jadi lebih bersih, tetapi juga makin ramah lingkungan. Inisiatif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kawasan wisata lain di Indonesia untuk menerapkan solusi serupa.

About the author

Hi! Saya Econique Perhutani Alam Wisata, pengelola lebih dari 50 lokasi wisata di Pulau Jawa

Discover more from Econique Perhutani Alam Wisata

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading