Econique PT Perhutani Alam Wisata (Palawi Risorsis) is a subsidiary of Perum Perhutani which was established based on the Approval Letter of the State Minister for State-Owned Enterprises No. S-513/M-MBU/2002 dated 31 July 2002. Econique's business areas include Managing Nature Tourism Business, Retail Products, and Hospitality

Econique Perhutani Alam Wisata

De Djawatan Jadi Saksi Keindahan dan Keberagaman Batik di Banyuwangi Batik Festival 2024

Posted by

·

ECONIQUE, BANYUWANGI (19/10/2024) – Keindahan batik khas Banyuwangi dan sekitarnya kembali memukau para pecinta budaya di perhelatan Banyuwangi Batik Festival 2024, yang tahun ini diselenggarakan di lokasi wisata ikonik, De Djawatan. Dengan hutan trembesi yang rimbun dan suasana alam yang mempesona, De Djawatan menjadi panggung sempurna untuk menampilkan kekayaan motif batik lokal yang penuh cerita dan filosofi.

Festival ini menghadirkan ragam karya dari para pengrajin batik Banyuwangi, mulai dari motif Gajah Oling, Kangkung Setingkes, hingga Sekar Jagad. Setiap goresan pada kain batik mencerminkan kekayaan alam, budaya, dan nilai-nilai kearifan lokal yang tumbuh subur di Tanah Blambangan. Kehadiran De Djawatan sebagai tuan rumah semakin menguatkan pesona festival ini, menciptakan atmosfer yang harmonis antara tradisi dan alam.

Andy Iswindarto, General Manager Area Bisnis Wisata Wilayah Timur PT Perhutani Alam Wisata Risorsis, selaku pengelola De Djawatan, mengungkapkan kebanggaannya. “Merupakan sebuah kehormatan bagi De Djawatan dapat menjadi saksi sekaligus rumah bagi perhelatan budaya sebesar Banyuwangi Batik Festival 2024. Festival ini tidak hanya merayakan keindahan batik, tetapi juga mengangkat kekayaan budaya Banyuwangi yang patut dijaga dan dilestarikan. Kami berharap kolaborasi antara seni dan alam ini dapat memberikan kesan mendalam bagi para pengunjung, sekaligus mengukuhkan De Djawatan sebagai destinasi wisata yang ramah budaya,” ujar Andy.

Sementara itu, Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival ini. “Batik adalah identitas kita, kekayaan yang perlu kita banggakan. Dengan adanya Banyuwangi Batik Festival 2024 di De Djawatan, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa batik khas Banyuwangi memiliki keunikan dan nilai estetika yang tinggi. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya kami untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata di Banyuwangi. Semoga festival ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya kita,” ucap Sugirah.

Perhelatan Banyuwangi Batik Festival 2024 ini sukses menghadirkan nuansa yang penuh kehangatan dan kebanggaan akan budaya lokal, di mana seni dan alam menyatu dalam harmoni. De Djawatan pun semakin dikenal sebagai destinasi yang tak hanya menawarkan pesona alam, tetapi juga sebagai pusat kegiatan budaya yang mempromosikan kearifan lokal Banyuwangi.

(Event/ABWWT/Msy)

About the author

Hi! Saya Econique Perhutani Alam Wisata, pengelola lebih dari 50 lokasi wisata di Pulau Jawa

Discover more from Econique Perhutani Alam Wisata

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading