
Perum Perhutani melalui anak perusahaannya, Econique PT Perhutani Alam Wisata baru saja menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan 21 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Acara ini bertujuan untuk membahas dan mewujudkan pengolahan sampah terpadu dan terintegrasi yang berfokus pada prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Kegiatan FGD ini dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan penggunaan dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari 21 BUMN yang berpartisipasi. Diskusi ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai sektor perbankan dan keuangan, industri, energi, transportasi, telekomunikasi, dan manufaktur.

Direktur Utama Econique PT Perhutani Alam Wisata, Tedy Sumarto, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. “Melalui sinergi antar BUMN, kami berharap dapat menciptakan sistem pengolahan sampah yang efektif dan efisien, serta berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat” ujarnya.
FGD ini menghasilkan beberapa rekomendasi penting, antara lain:
- Pengembangan Infrastruktur Pengolahan Sampah Terpadu: Pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang modern dan terintegrasi.
- Peningkatan Edukasi dan Kesadaran Masyarakat: Program-program edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah 3R.
- Peningkatan Kolaborasi antarsektor: Mendorong kemitraan strategis antara pemerintah Desa setempat, BUMN, dan masyarakat sekitar hutan Cikole untuk mendukung program pengolahan sampah.
- Optimalisasi Dana TJSL: Pemanfaatan dana TJSL secara efektif untuk mendanai proyek-proyek pengolahan sampah dan inisiatif lingkungan lainnya.
Acara ini juga diwarnai dengan presentasi Pejuang Lokal ”Local Heroes”, Erwin, selaku Komandan Satgas Lembang Bersih yang menceritakan perjuangannya dalam menggerakkan berbagai pihak untuk ikut terlibat dan sadar akan pentingnya mengatasi isu lingkungan khususnya sampah. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai tantangan dan solusi dalam implementasi program ini.
Dengan adanya komitmen dari 21 BUMN, diharapkan pengolahan sampah terpadu dan terintegrasi 3R dapat segera terwujud, memberikan dampak positif bagi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya Desa Cikole.
(Kom-PLW/HO/As).

